Selasa, 27 Desember 2016

Broken Home

Barangkali 2 kata itu yang sempat menghancurkan hati kami.
Kami anak-anak korban dari orang tua yang tidak bisa mempertahankan kepercayaan dan perasaan yang dulu pernah mereka ikat atas nama "Pernikahan"

Kembali

Beberapa minggu yang lalu, saya sempat memutuskan untuk berhenti menulis. Saya yang sangat suka menulis apa saja di sembarang kertas atau di gadget memutuskan untuk berhenti. Saya menghapus blog, menulis materi kuliah di buku catatan hanya seperlunya, buku harian sampai berdebu, kertas-kertas kosong hanya tergeletak begitu saja di meja belajar.


menyerah saja, boleh?

Katanya, kita harus mengakui bahwa kita tidak sanggup menghadapi dunia sendirian. Kita harus jujur dengan apa yang dikatakan oleh hati dan ...