Katanya, kita harus mengakui bahwa kita tidak sanggup menghadapi dunia sendirian.
Kita harus jujur dengan apa yang dikatakan oleh hati dan menerima keadaan diri sendiri.
Katanya, aku harus berdamai dengan keadaan.
Tapi jika kenyataan begitu kejam dan aku ditinggalkan sendirian, aku harus bagaimana?
Athamukhaliddinar Notes
Sebuah ruang untuk menyampaikan suaraku kepada semesta
Jumat, 04 Oktober 2019
Selasa, 17 September 2019
titik koma
halo, penduduk semesta..
menyempatkan menulis disela-sela hectic mengerjakan revisi agar segera mendaftar sidang skripsi..
revisi yang masih belum terlihat kapan akan berakhir.
baiklah, semesta, izinkan aku bercerita..
karena aku tak punya siapa-siapa, aku hanya bisa mengetik diatas keyboard laptop yang sudah 3 bulan terakhir aku ajak berperang tak ada habisnya.
menyempatkan menulis disela-sela hectic mengerjakan revisi agar segera mendaftar sidang skripsi..
revisi yang masih belum terlihat kapan akan berakhir.
baiklah, semesta, izinkan aku bercerita..
karena aku tak punya siapa-siapa, aku hanya bisa mengetik diatas keyboard laptop yang sudah 3 bulan terakhir aku ajak berperang tak ada habisnya.
Rabu, 12 Juni 2019
Kukira Aku Selesai
Selamat malam, semesta.
Apa kabar dunia diluar sana?
Aku sudah lama sekali terjebak pada duniaku sendiri,
dunia khayal yang tidak pernah didengarkan ataupun dipahami orang lain..
Apa kabar dunia diluar sana?
Aku sudah lama sekali terjebak pada duniaku sendiri,
dunia khayal yang tidak pernah didengarkan ataupun dipahami orang lain..
Minggu, 10 Maret 2019
Langkah
Aku tiba pada suatu titik.
Titik yang menyadarkanku akan banyak hal
Aku terdiam,
Sanggupkah aku melanjutkan ini semua?
Bahkan aku tak mengerti kemana aku harus melangkah...
Jumat, 18 Januari 2019
10 years
Selamat malam semesta! 😄
Kalau tulisan ini ada di hadapan kamu, berarti aku berhasil mengalahkan rasa malas untuk nulis di blog ini, yeayy.
Kalau tulisan ini ada di hadapan kamu, berarti aku berhasil mengalahkan rasa malas untuk nulis di blog ini, yeayy.
Jumat, 30 November 2018
Hujan kala itu
Selamat malam semesta :)
Malam ini aku ditemani dengan aroma hujan yang menenangkan
Karena sudah seharian ini, hujan mengguyurkan airnya, tidak terlalu deras juga tidak terlalu gerimis.
Tapi cukup mampu untuk meresonansi ingatan akan perasaan yang ada dalam hatiku..
Malam ini aku ditemani dengan aroma hujan yang menenangkan
Karena sudah seharian ini, hujan mengguyurkan airnya, tidak terlalu deras juga tidak terlalu gerimis.
Tapi cukup mampu untuk meresonansi ingatan akan perasaan yang ada dalam hatiku..
Rabu, 09 Mei 2018
Terima kasih, kamu
Selamat malam semesta :)
Bagaimana kabarmu malam ini?
Aku baru saja jatuh cinta pada sebuah puisi.
Puisi tentang kopi, rindu, malam, hujan, juga mengenai senyum yang menjadi pemanis pemiliknya.
Puisi tentang kopi, rindu, malam, hujan, juga mengenai senyum yang menjadi pemanis pemiliknya.
Langganan:
Komentar (Atom)
menyerah saja, boleh?
Katanya, kita harus mengakui bahwa kita tidak sanggup menghadapi dunia sendirian. Kita harus jujur dengan apa yang dikatakan oleh hati dan ...
-
" Setiap individu mempunyai ciri khas dan perbedaannya masing-masing. Kamu sebagai mahasiswa psikologi harus memahami perbedaan ini...
-
Hari-hari terakhir ini semua mulai membaik Ternyata benar kata orang, semua akan baik pada waktunya.. Kalau belum baik, berarti tandanya i...
-
halo, penduduk semesta.. menyempatkan menulis disela-sela hectic mengerjakan revisi agar segera mendaftar sidang skripsi.. revisi yang mas...